Senin, 15 Juni 2015

GALATIA 3:3

Galatia 3:3
Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya dalam daging?

Ada sebuah pepatah yang menyatakan bahwa mempertahankan sesuatu lebih sulit daripada meraihnya. Mempertahankan sebuah gelar juara lebih sulit daripada ketika meraihnya. Mempertahankan pernikahan lebih sulit daripada menemukan jodoh, atau menikah. Mempertahankan kerohanian kita tetap dijalur yang benar lebih sulit daripada ketika kita memulai berjalan dijalur yang benar. Mempertahankan hidup dalam rencana Allah lebih sulit daripada ketika kita memulai hidup dalam rencana-Nya. Banyak para pelayan dan hamba Tuhan yang memulai pelayanan mereka dengan Roh dan dipakai dengan dahsyat oleh Tuhan, tetapi mengakhiri pelayanan tersebut dalam kedagingan. Tidak peduli bagaimana Anda memulai, atau seberapa sengitnya sebuah pertandingan, tetapi mahkota atau medali ditentukan oleh bagimana hasil akhir dari sebuah pertandingan.

John Stephen Akhwari, pelari maraton asal Tanzania terkenal bukan karena memenangkan pertandingan, tetapi karena tercatat sebagai pelari paling akhir yang memasuki stadion Mexico City, 20 Oktober 1968. Para penonton yang masih tinggal memberikan tepuk tangan dan sorak sorak kepada John yang terjatuh sejak kilometer awal sehingga mengalami luka cukup parah pada lututnya. Setelah dirawat lukanya, John dengan terpincang-pincang meneruskan pertandingan lari maraton yang masih tersisa lebih dari 40 km. Secara teknis bisa saja John berhenti, tetapi ia tetap berdiri dan menyelesaikan sampai garis akhir. Seorang wartawan bergegas menjumpai John setelah usai pertandingan dan bertanya: ‘John mengapa engkau terus berlari? Bukankah engkau sudah tertinggal jauh dan tidak mungkin menjadi juara?’ John menjawab, ‘negaraku mengirim aku bukan hanya untuk mengawali pertandingan tetapi untuk menyelesaikannya!!!’ John Stephen Akhwari mengawali pertandingan dengan semangat, demikian juga ia menyelesaikan pertandingannya dengan semangat yang sama.

Berapa banyak diantara kita, yang mengawali hidup kita bersama Tuhan dengan Roh tetapi hari-hari ini kita mulai berjalan lagi didalam kedagingan? Tadinya waktu kita masih belum apa-apa kita sungguh-sungguh kepada Tuhan, itu sebabnya Tuhan mengangkat dan memberkati kita dengan kekayaan dan kemegahan yang luarbiasa. Akan tetapi kalau kita tidak hati-hati, maka hati kita bisa dibelokkan, hati kita yang tadinya melekat pada Tuhan, sekarang mulai melekat kepada harta. Kita yang tadinya memulai dengan Roh, tapi hampir mengakhirinya dengan daging. Oleh sebab itu, hari ini bertobatlah dan berbaliklah. Kita perlu segera sadar dan mulai mengutamakan kembali kehidupan manusia Roh kita. Mulai mendandani Rohani kita lebih dari lahiriah kita. Mulai kejar perkara-perkara di atas lebih daripada perkara-perkara di bawah! Berjuanglah supaya mendapatkan puji-pujian di hadapan Tuhan, daripada sekedar dipuji dan dianggap hebat oleh manusia! Miliki pertobatan yang sejati! Jangan hanya menjadi pendengar Firman, tapi komit sungguh-sungguh menjadi pelaku Firman! Apa yang sudah kita mulai dengan Roh, harus kita akhiri dengan Roh!

RENUNGAN
Apa yang sudah DIAWALI DENGAN ROH, perjuangkan terus sampai kita bisa MENCAPAI GARIS AKHIR DENGAN ROH juga!

APLIKASI
1. Selidiki, hal-hal baik apa di dalam Tuhan yang dulu kita lakukan namun sekarang sudah mulai luntur?
2. Komitmen apa yang akan Anda lakukan supaya bisa mencapai garis akhir dengan Roh?

DOA UNTUK HARI INI
Tuhan, kami rindu bisa mencapai garis akhir dengan kuat dan berkemenangan didalam kuat kuasa Roh Kudus-MU. Roh Kudus, tolong kami untuk senantiasa berjalan dalam rencana dan kehendak Tuhan sehingga hidup kami senantiasa berkenan di hadapan Tuhan. Amin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar