Galatia 3:3
Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya dalam daging?
Ada sebuah pepatah yang menyatakan bahwa mempertahankan sesuatu lebih sulit daripada meraihnya. Mempertahankan sebuah gelar juara lebih sulit daripada ketika meraihnya. Mempertahankan pernikahan lebih sulit daripada menemukan jodoh, atau menikah. Mempertahankan kerohanian kita tetap dijalur yang benar lebih sulit daripada ketika kita memulai berjalan dijalur yang benar. Mempertahankan hidup dalam rencana Allah lebih sulit daripada ketika kita memulai hidup dalam rencana-Nya. Banyak para pelayan dan hamba Tuhan yang memulai pelayanan mereka dengan Roh dan dipakai dengan dahsyat oleh Tuhan, tetapi mengakhiri pelayanan tersebut dalam kedagingan. Tidak peduli bagaimana Anda memulai, atau seberapa sengitnya sebuah pertandingan, tetapi mahkota atau medali ditentukan oleh bagimana hasil akhir dari sebuah pertandingan.
John Stephen Akhwari, pelari maraton asal Tanzania terkenal bukan
karena memenangkan pertandingan, tetapi karena tercatat sebagai pelari
paling akhir yang memasuki stadion Mexico City, 20 Oktober 1968. Para
penonton yang masih tinggal memberikan tepuk tangan dan sorak sorak
kepada John yang terjatuh sejak kilometer awal sehingga mengalami luka
cukup parah pada lututnya. Setelah dirawat lukanya, John dengan
terpincang-pincang meneruskan pertandingan lari maraton yang masih
tersisa lebih dari 40 km. Secara teknis bisa saja John berhenti, tetapi
ia tetap berdiri dan menyelesaikan sampai garis akhir. Seorang wartawan
bergegas menjumpai John setelah usai pertandingan dan bertanya: ‘John
mengapa engkau terus berlari? Bukankah engkau sudah tertinggal jauh dan
tidak mungkin menjadi juara?’ John menjawab, ‘negaraku mengirim aku
bukan hanya untuk mengawali pertandingan tetapi untuk
menyelesaikannya!!!’ John Stephen Akhwari mengawali pertandingan dengan
semangat, demikian juga ia menyelesaikan pertandingannya dengan semangat
yang sama.
Berapa banyak diantara kita, yang mengawali hidup
kita bersama Tuhan dengan Roh tetapi hari-hari ini kita mulai berjalan
lagi didalam kedagingan? Tadinya waktu kita masih belum apa-apa kita
sungguh-sungguh kepada Tuhan, itu sebabnya Tuhan mengangkat dan
memberkati kita dengan kekayaan dan kemegahan yang luarbiasa. Akan
tetapi kalau kita tidak hati-hati, maka hati kita bisa dibelokkan, hati
kita yang tadinya melekat pada Tuhan, sekarang mulai melekat kepada
harta. Kita yang tadinya memulai dengan Roh, tapi hampir mengakhirinya
dengan daging. Oleh sebab itu, hari ini bertobatlah dan berbaliklah.
Kita perlu segera sadar dan mulai mengutamakan kembali kehidupan manusia
Roh kita. Mulai mendandani Rohani kita lebih dari lahiriah kita. Mulai
kejar perkara-perkara di atas lebih daripada perkara-perkara di bawah!
Berjuanglah supaya mendapatkan puji-pujian di hadapan Tuhan, daripada
sekedar dipuji dan dianggap hebat oleh manusia! Miliki pertobatan yang
sejati! Jangan hanya menjadi pendengar Firman, tapi komit
sungguh-sungguh menjadi pelaku Firman! Apa yang sudah kita mulai dengan
Roh, harus kita akhiri dengan Roh!
RENUNGAN
Apa yang sudah DIAWALI DENGAN ROH, perjuangkan terus sampai kita bisa MENCAPAI GARIS AKHIR DENGAN ROH juga!
APLIKASI
1. Selidiki, hal-hal baik apa di dalam Tuhan yang dulu kita lakukan namun sekarang sudah mulai luntur?
2. Komitmen apa yang akan Anda lakukan supaya bisa mencapai garis akhir dengan Roh?
DOA UNTUK HARI INI
Tuhan, kami rindu bisa mencapai garis akhir dengan kuat dan
berkemenangan didalam kuat kuasa Roh Kudus-MU. Roh Kudus, tolong kami
untuk senantiasa berjalan dalam rencana dan kehendak Tuhan sehingga
hidup kami senantiasa berkenan di hadapan Tuhan. Amin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar